Tahapan Kegiatan


  1. Tahap Persiapan.
    Tahap ini berisi kegiatan kegiatan sebagai berikut :
    • Inception & Review. Kegiatan ini akan diawali dengan suatu fase inception, yaitu suatu periode singkat dimana kedua pihak (PT. Human Capital International dan Client) akan mendiskusikan secara rinci ruang lingkup proyek serta setiap isu yang belum dibahas dalam proposal ini. Termasuk di dalamnya adalah standar dan prosedur kegiatan, organisasi dan tim proyek, serta kesepakatan mengenai strategi implementasi proyek.
    • Secara berurutan kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah
      • Mendapat gambaran tentang misi/visi, strategic intent/strategic response, proses bisnis dan permasalahan umum yang terjadi, serta harapan mengenai output dari proyek ini secara lebih spesifik;
      • Menganalisa dan memahami model kompetensi yang ada untuk menemukan benang merah yang terkandung di dalam masing-masing kompetensi dan levelnya beserta elemen perilaku pembentuknya
      • Tahap ini juga berfungsi sebagai forum terbuka bagi kedua pihak untuk saling menyampaikan ekspektasi masing-masing atas proyek ini.
    • Kegiatan ini, mengukur dan menilai Kompetensi atau Profile Kompetensi Jabatan yang telah ada atau yang diharapkan ada / dimiliki oleh para Client.
    • Kegiatan di atas dilakukan melalui wawancara dengan nara sumber yang telah ditentukan oleh Manajemen untuk memahami kriteria aspek-aspek perilaku kompetensi dan psikologik yang akan digali dan diukur.
    • Penyusunan materi penugasan, baterai tes dan In Basket Problem yang akan dipakai sebagai alat ukur kompetensi dan bahan dasar pada kegiatan presentasi, diskusi dan dinamika kelompok bagi para peserta.

  2. Tahap Pelaksanaan.
    Pada tahap ini, dilaksanakan kegiatan assessment center itu sendiri. Berdasarkan hasil review terhadap kompetensi dan elemen perilaku pembentuk kompetensi tersebut, PT. Human Capital International menyiapkan beragam alat & metode pengukuran yang berbasis simulasi maupun self reported behavior yang mampu mengukur beragam competence element, antara lain terdiri dari Managerial Reasoning Test, Ability & Potential Test, Tipology & Self preference Test, in-tray / In-Basket simulation, focus group discussion, dan behavioral event interview.
    • Managerial Reasoning Test, Ability & Potential Testyaitu suatu alat ukur yang mengukur kemampuan analisa seseorang pada beragam situasi managerial yang biasa dihadapi dalam kesehariannya. Juga berkaitan dengan kemampuan dan proses belajar yang berkaitan dengan kemampuan pengambilan keputusan yang cepat dan akurat.
    • Tipology & Self preference Test yaitu suatu alat ukur yang mendeteksi kecenderungan dan karakter seseorang dalam berbagai situasi kerja sehari hari yang terkait dengan elemen pembentuk suatu kompetensi.
    • In-tray / In-Basket simulation, Simulation task tools, adalah alat pengukuran yang men-simulasi-kan beragam kondisi nyata dari kegiatan proses bisnis, tantangan, maupun tugas individual serta kelompok dari organisasi; yang secara terstruktur dirancang untuk kemudian dijadikan bahan tugas bagi para assessee; baik secara tertulis (khusus in-tray simulation) dan dalam bentuk simulasi perilaku untuk dipakai pada focus group discussion.
    • BEI (Behavioral Event Interview) Suatu metode yang berbeda dengan pendekatan traditional interview method BEI menerapkan struktur dan batasan tertentu dalam melakukan interview, sehingga validitas dan reliabilitas hasil interview jauh lebih sempurna, dan dapat diintegrasikan dengan hasil para interviewer lain karena memakai struktur dan batasan yang sama. Metodologi BEI mendasarkan diri pada beragam hasil penelitian selama ini yang menunjukkan bahwa past behavior is the best predictor of the future.
  3. Dengan Mempertimbangkan jumlah kompetensi yang akan di ukur, barulah dapat ditentukan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk proses pelaksanaan kegiatan assessment center ini. Dengan asumsi jumlah kompetensi yang akan diukur sebanyak 10-12 kompetensi, maka waktu yang diperlukan adalah 2 (dua) hari kerja, dengan Jadwal kegiatan sebagai berikut:


  4. Tahap Pelaporan.
    Pada tahap ini terdiri dari kegiatan:
    • Scoring. Setelah semua data terkumpul, Assessor mulai melakukan skoring terhadap semua element kompetensi yang akan diukur dengan menggunakan parameter yang telah ditentukan. Proses scoring ini memerlukan waktu minimal 3 hari kerja bergantung jumlah assessee, dimulai setelah data dari masing-masing Assessee untuk setiap metodenya telah terkumpul.
    • Integrasi & Penulisan Laporan. Berdasarkan hasil scoring Assessor selanjutnya melakukan data integration untuk menentukan nilai kompetensi Assessee. Proses integrasi ini dilakukan dengan mendasarkan diri pada passing grade Kompetensi, dari Tabel atau kamus kompentensi yang ada. Pada sesi ini, Assessor juga melakukan pemaknaan dari nilai kompetensi untuk dituangkan dalam bentuk laporan hasil Assessment center yang memiliki nilai perbedaan antar individu.
    • Laporan terdiri dari 4 bagian besar, yaitu:
    • Bagian Pertama, berisi tentang profil individual, yaitu hasil/nilai kompetensi individu di bandingkan dengan nilai kompetensi yang dipersyaratkan untuk jabatan saat ini ataupun yang akan di sandangnya. Sekilas contoh sebagai berikut:
    • Bagian kedua, berisi rekomendasi untuk individu, berisi rangkuman mengenai kekuatan individu serta area pengembangan kompetensi individu terkait. Sekilas contoh sebagai berikut:
    • Bagian ketiga, berisi dinamika kompetensi masing-masing individu berdasarkan kelompok kompetensi yang terkait. Dalam penjelasan mengenai dinamika kompetensi ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu (1) rangkuman pencapaian kompetensi dalam cluster terkait; (2) level kompetensi yang telah dicapai dengan penjelasan berupa dinamika antara level elemen pembentuk kompetensi dan level kompetensi yang bisa dicapai; dan (3) level kompetensi yang harusnya dicapai termasuk elemen apa yang harus dikembangkan lebih lanjut. Sekilas contoh sebagai berikut:
    • Bagian keempat, berisi Saran Pengembangan khususnya yang berkait pada kelemahan kelemahan yang masih dimiliki oleh Assessee dalam rangka meningkatkan kompetensi yang bersangkutan. Sekilas contoh sebagai berikut:

    Usulan Klasifikasi Rekomendasi Hasil Pengukuran
    Berdasarkan seluruh data, hasil skoring dan hasil pemeriksaan yang ada maka para Assessee akan diklasifikasikan ke dalam 3 (tiga) kelas dan kwalitas yang dengan sebutan sebagai berikut:

    K-1: Ready Now

    K-2: Ready with Development

    K-3: Not Ready

    Urutan rekomendasi di atas dilakukan terhadap nilai kompetensi individual versus nilai kompetensi yang dipersyaratkan, sehingga akan menghasilkan 3 kategori dimana :

    • K.1 = nilai kompetensi individual lebih tinggi (dalam batas passing grade yang telah ditentukan) dari nilai kompetensi yang dipersyaratkan,
    • K.2 = nilai kompetensi individual sama dengan (dalam batas passing grade yang telah ditentukan) dari nilai kompetensi yang dipersyaratkan,
    • K.3 = nilai kompetensi individual kurang (dalam batas passing grade yang telah ditentukan) dari nilai kompetensi yang dipersyaratkan,
  5. Dan berdasarkan ketiga kondisi diatas dilakukan sortasi/ranking. Proses ranking dilakukan dengan memakai 2 point of views (POV): ranking assessee terhadap suatu posisi tertentu dan posisi yang paling cocok untuk setiap assessee. Pada dasarnya metode untuk mengklasifikasikan ini adalah membandingkan level kompetensi individu dengan level kompetensi yang dipersyaratkan; sehingga setiap Assessee dapat dilihat kesiapan/competence fi, untuk memikul tanggung jawab kerja pada suatu jabatan.


  6. Penyerahan Laporan
    • Laporan hasil Assessment center diserahkan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah tanggal pelaksanaan atau pengambilan data.
    • Bila diperlukan hasil dan laporan assessment center ini, dapat kami presentasikan dihadapan manajemen perusahaan atau pejabat terkait.

BIAYA / INVESTASI

Mempertimbangkan data peserta yang akan menjalankan kegiatan Assessment Center / Pengukuran Kompetensi dengan lingkup kegiatan seperti tersebut di atas. Maka besar biaya kegiatan assessment center untuk seleksi calon Pimpinan ini adalah sebesar:
Rp. 5.500.000,- (Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)Nett/Peserta Kegiatan

Dalam biaya diatas sudah terhitung:

  • Profesional fee, seluruh Tahap Kegiatan (dengan asumsi 2 hari kerja).
  • Akomodasi tempat / ruang kegiatan
  • Konsumsi Peserta 2 hari kegiatan(2 kali makan siang dan 2 kali coffe break)
  • Biaya Pelaporan Hasil Pemeriksaan.

Biaya tersebut tidak/belum termasuk:

  • Pajak Pajak (PPn = 10 %)
  • Transportasi Peserta

Cara Pembayaran
Pembayaran dilakukan dengan cara Tunai/Cash atau melalui Rekening Bank. atas nama PT. Human Capital International No. Rekening : 129 00 1000 641 5 - Bank Mandiri Cabang Condet.