Membangun Hubungan Industrial Yang Kokoh

Event on August, 16th 2016
Trainer: Drs. Jack Alenzo, MM. MH.

Perkembangan manajemen SDM mutakhir dewasa ini tetap mensyaratkan kondisi Industrial Relation yang kuat sebaga ititi kawal bagi tumbuh kembangnya perusahaan.  Lebih dari sekedar legal complaint, sesungguhnya kerjasama dan komunikasi yang menjadi inti dari IR haruslah dibangun dengan pondasi yang kuat sehingga permasalahan yang akhir-akhir ini dihadapi banyak perusahaan seperti masalah perburuhan dan serikat pekerja berdampak serius, mulai dari perlambatan kerja, pemogokan, sabotase bahkan sampai dengan penutupan perusahaan.

Perubahan keadaan karena globalisasi, reformasi yang meliputi kebebasan berserikat, pelaksanaan HAM, supremasi hukum,  perubahan peraturan perundang-udangan, otonomi daerah, penerapan standar ketenaga kerjaan internasional, infra struktur dan iklim investasi, ikut mengubah pola hubungan industrial, khususnya perubahan perilaku dan sikap yang menyangkut banyak aspek seperti sosial, budaya, ekonomi, politik dan upaya peningkatan kesejahteraan. Menghadapi kenyataan ini, para pimpinan perusahaan harus berbagi tanggung jawab dan bersinergi sehingga tercipta Hubungan Industrial yang kondusif untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Workshop ini disajikan secara rinci pengetahuan dan praktek IR  yang dibagi kedalam 2 (dua) ranah utama, yaitu ranah peningkatan kerjasama dalam rangka membangun kesamaan padangan dan tujuan antara perusahaan dengan pekerja serta pemangku kepentingan lainnya,  Pokok-pokok yang akan dibahas antara lain konsep dasar kerjasama pekerjadan management, perbedaan kerjasama dengan perundingan bersama, kemudian bagaimana memulai dan mengelola dan melakukan monitoringnya. Kemudian disampaikan pula pokok-pokok hukum ketenagakerjaan yang mutlak mendapat perhatian pula, dari sejak dimulai adanya hubungan kerja, kemudian selama berlangsungnya hubungan kerja, sampai pada saat/setelah berakhirnya hubungan kerja dengan rujukan utamanya adalah peraturan-peraturan ketenagakerjaan yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja (perusahaan maupun pekerja/buruh) serta hubungannya dengan SP/SB dan pemerintah dalam Peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan yang terkait

Akhirnya, untukmemastikan agar kedua ranah pengetahuan dan praktek IR tersebut dapat efektip diterapkan maka sikap mental yang tepat bagi seorang professional IR  khususnya bagi pemula akan pula diekplorasi secara bersama agar know how ini dapat diterapkan secara efektip.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini secara khusus dirancang untuk mengembangkan dan memastikan Kompetensi peserta meliputi wawasan dan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam membangun infrastruktur Sistem Manajemen Karir Jabatan dan pengelolaank karyawan bertalenta, yang biasa direpresentasikan dengan jalur karir jabatan (career path)  untuk jabatan-jabatan organisasi perusahaan.  Kedua adalah bagaimana mengelola dan mengukur efektifitas talent managemen di perusahaan anda.  Workshop ini akanmemberikan  bekal yang utuh talent management skills bagi mereka yang terlibat langsung dalam pengembangan SDM perusahaan, baik pada level unit business maupun corporate.

  1. Mampu menyusun strategy hubugan industrial yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan
  2. Mampu membuat sistim dan prosedur di bidang HI
  3. Mengetahui sistimatika Hukum secara keseluruhan dan kedudukan berebagai perangkat hukum di bidang ketenagakerjaan termasuk PP/PKB, PK, Etik sampai dengan instruksi kerja yang sifatnya teknis
  4. Mampu melaksanakan hubungan kerja sesuai dengan Perundang-undangan
  5. Mampu melaksanakan hubungan industrial melalui sarana hubungan industrial : PP/PKB, LKS Bipartit, SP/SB dan mengetahui mekanisme PPHI

ISI MATERI              

Materi seperti yang dianjurkan oleh ILO, APINDO, DEPNAKER yang sudah dimodifikasi berdasarkan best practice di Indonesia. Para peserta akan memperoleh pengetahuan & skill tentang :

  1. Konsep dan fungsi Industrial Relation : IR Strategis serta membahas ranah Kerjasama & ranah Perundingan dalam IR
  2. Politik ketenagakerjaan dari masa kemasa di Indonesia
  3. Pengertian 2 bentuhubungan utama di bidang HI : Kerjasama dan Perundingan
  4. Dasar-dasar kerjasama pekerja dan manajemen dan tantangan pelaksanaannya :
    1. Menetapkan tujuan, sifat, fungsi dan struktur bentuk kerjasama pekerja dan manajemen
    2. Bagimana memulai, mengelola dan memonitor kerjasama pekerja dan perusahaan
  5. Peraturan perundang-undangan yang menyangkut IR
    1. Undang-undang
    2. PP/Kepmen/SE
    3. PK, PP/PKB, dan hubungan dengan Kode Etik serta Values Perusahaan
  6. Kelembagaan dibidang IR :
    1. Bipartit,
    2. Tripartit,
    3. PPHI,lain-lain
  7. Tantangan-tantangan dibalik keberadaan Serikat Pekerja
    1. Peraturan terkait SP
    2. Kerjasama & tantangannya
    3. Mogok dan Log out
  8. Fungsi dan aspek kritikal Peraturan perusahaan dan Perjanjian Kerja Bersama (Collective Labor Agreement)
  9. Lain-lain terkaitdengan outsourcing, jamsostek, PKWT, PKWTT dll
  10. Sikap mental yang tepat seorang IR professional untuk menjadi insiator dalam setiap tahapan IR: ranah kerjasama, ranah perundingan dan penegak hukum internal perusahaan

METODE PELATIHAN

Presentasi, diskusi, role play, penugasan dan praktek

PESERTA :

HR dan Non HR

TEMPAT PELAKSANAAN :  SOFYAN HOTEL BETAWI , Jl. Cut Mutia No.9, Menteng, Jakarta

Investasi: Rp. 2.000.000,- diskon 15% bagi pendaftar yang menyelesaikan pembayaran 2 minggu sebelum acara.

Contact Person:

  • Human Capital International
    • Name: Eko Wahyu Harianto
    • Phone: 0822 3433 4678
    • Pin: 57A0 D9A6
    • Email: wahyuharianto14@gmail.com
  • HRM Club
    • Name: Dewi Indrayani
    • Phone: 0856 9787 4119
    • Pin: 316C 88CF
    • Email: dewi_indrayani81@yahoo.co.id